Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda

Posted on
Agen Betting Terpercaya Obat Pembesar Penis
Obat Pembesar Penis Obat Pembesar Penis

Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda – Dijakarta kota yang sangat besar dan terdapat banyak macam-macam jenis wanita dari segala penjuru Indonesia menjadikan aku sebagai penjelajah cinta seorang wanita, dan ingin mengoleksi banyak verita tentang pengalamanku dengan banyak wanita yang aku pacari dan pastinya aku setubuhi. Tidak hanya para gadis saja, tante-tante juga gak lepas dari koleksi cintaku, dari tante Mirna, tante Maya, tante Silvi dan yang akan aku ceritakan kali ini adalah bersama tante Linda. Satu-satu nya tante-tante yang bisa membuatku tak berdaya dengan permainan ranjangnya yang sangat Liar.

Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda

Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda – Perkenalkan namaku Dandi, aku saat ini kuliah di fakultas swasta rerkenal dijakarta. Aku sendiri memilki perawakan yang lumayan ideal, dengan tinggiku 175cm dan berat badanku 60kg membuat tubuhku terlihat sangat ideal. Dikampus aku juga terkenal dengan andalan pemain Voly, karena aku dan teman se team ku pernah meraih juara 1 tingkat nasional. Aku juga termasuk cowok yang diidolakan di kampus, bisa dikatakan aku masuk deretan cowok keren dikampusku. Dan langsung saja… Cerita Sex TerbaruSaat selesai ujian semesteran aku libur panjang, dan kegiatan Voly pun juga ikutan libur. Karena tidak ada kegiatan dirumah aku menjadi sangat bosan, karena bisa dibilang aku jarang sekali keluar rumah. Pagi itu terasa sepia sekali karena mamahku dan papahku bekerja, aku merasa kesepian. Sejenak aku berfikir aku mau ngapain, setelah sejenak melamun akhirnya dengan tiba-tiba aku langsung beranjak dari tempat duduku dan langsung mandi. Tak lama aku mandi aku langsung bergegas menuju sebuah mall, aku berniat kesebuah resto untuk sekedar makan. Cerita Mesum

Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda – Setelah aku selesai makan, aku yang awalnya berfikiran setelahmakan langsung pulang tapi dengan tiba-tiba langsung ku urungkan niatku itu, lalu aku jalan-jalan kesebuah took buku yang ada dimall tersebut. Aku menghilangkan kebosananku dengan mencari-cari buku tentang Sex yang bisa membuatku lebih berpengalaman. Setelah akurang lebih setengah jam aku mencari buku tak juga kutemukan, aku melihat sosok wanita setengah baya yang terlihat sangat cantik dengan kulit putih bersihnya. Baju terusan warna merah yang ia pakai menghiasi tubuhnya yang sangat seksi. Dengan sekejap aku terkesima dengan penampilan wanita itu yang aku kira-kira umurnya 42tahunan. Cerita Sex Tante

Cerita Sex Permainan Ranjang HOT Tante Linda – Dengan singkat aku menemukan ide agar aku bisa dekat dengannya, langsung aku menuju tempatndia berdiri. Dengan sengaja aku menabrak wanita itu, kemudian aku berpura-pura minta maaf. Dan dengan halusnya wanita itu hanya tersenyum dan hanya mengatakan “gak papa”. Wanita ini sungguh ramah sekali kelihatannya, kemudian aku berpura-pura pernah ketemu dengannya “Maaf,kayaknya kita pernah ketemu deeh, tapi dimana aku lupa” tanyaku berpura-pura. “Aaahhh… masak siih mas??” jawab wanita itu. “Iyha tante, tapi aku lupa dimana kita ketemunya, kalau gak salah init ante Septi ya??” ujarku. “Bukan mas, mas salah orang berarti” jawab tante. “Ooohh masak salah orang siih, gak aahh, seingatku beneran tante kok” ucapku terus mengenyel. Dengan tanpa menuggu jawaban dari wanita itu aku langsung menjuurkan tanganku dan “Dandi tante”, dan tanpa kuduga wanita itu menyambut tanganku dan berkata “Linda”. Lalu aku mengajaknya ngobrol panjang sebelum akhirnya aku mengajaknya kesebuah resto untuk melanjutkan obrolan, dan tante Linda pun akhirnya mau aku ajak keresto. Cerita Sex DaunMuda

Sudah agak lama kita ngobrol Tiba-tiba Tante Linda berkata, “Tante kayaknya enggak bisa lama-lama, harus pulang karena nanti sore ada arisan, jadi Tante mau siapin semuanya dari sekarang biar ada waktu untuk istirahat.” “Baik Tante, ini nomor saya kalau Tante mau ketemu lagi sama saya.” “Ok, ini nomor HP Tante, tapi jangan telepon dulu ya, biar Tante yang telepon kamu.” Akhirnya kami berpisah dan Tante Linda berjanji akan menelepon aku. Seminggu telah berlalu dan selama itu aku sebetulnya sangat ingin meneleponnya tetapi karena sudah berjanji untuk tidak menghubunginya jadi aku hanya menunggu sambil berharap, sore harinya HPku berbunyi, kulihat nomornya. “Ternyata Tante Linda!” dan langsung kujawab, “Halo Tante” “Halo juga ini Dandi?” “Iya, ini Tante Linda kan?” “Iya, kamu ada acara nanti sore?” “Enggak ada tante, mau ketemu?” “Kita ketemu di Mc Donald Thamrin jam 5 sore, bisa enggak?” “Ok Tante, kalau gitu aku siap-siap deh, sekarang sudah jam 4.” “Ok Dandi, sampai ketemu disana ya.” Cerita Sex ABG

Aku sempat bingung, kok kayaknya Tante Linda terburu-buru dan tiba-tiba langsung mengajak ketemu. “Ah, nanti juga tahu kalau sudah ketemu.” Tepat jam 5, kami bertemu dan langsung mencari tempat duduk. Tante Linda yang memulai pembicaraan, “Kamu bingung ya? Kok tiba-tiba sekali Tante ajak kamu ketemu, sebetulnya enggak ada apa-apa. Cuma ingin ngobrol aja sama kamu, abis teman-teman Tante sedang keluar kota.” “Untung pada keluar kota, kalau tidak Dandi enggak akan ditelepon sama Tante” jawabku. “Iya enggak dong say, nomor kamu sempat hilang, jadi Tante cari-cari dulu untung ketemu, jadi Tante bisa langsung hubungi kamu.” Kami mengobrol kurang lebih selama 1/2 jam dan Tante Linda bicara, “Dan, cari tempat istirahat yuk.” Aku nyaris enggak percaya mendengar kalimat yang indah itu, dan langsung aku mengangguk mengiyakan, Tante Linda hanya tertawa kecil, “Kamu kaya anak kecil deh,” kata Tante Linda. Kemudian kami menuju tempat parkir dan pergi dengan mobilnya mencari tempat yang bisa disewa untuk beberapa jam.

Setelah memesan dan masuk kamar, Tante Linda langsung membuka bajunya. “Dan, Tante mandi dulu ya, kalau kamu mau mandi, nyusul aja.” Mendengar itu aku langsung secepat kilat membuka baju dan berlari ke kamar mandi, disana aku melihat pemandangan yang sangat indah. Tante Linda sedang membasuh badannya di bawah shower dan terlihat jelas tubuhnya benar-benar terawat. Walau sudah mempunyai 2 anak tetapi tubuh Tante Linda sangat terjaga, payudara dengan ukuran kurang lebih 36B masih terlihat kencang, pantat yang bulat dan berisi benar-benar membuat penisku langsung bangun dengan cepat. Sambil menyabuni tubuhnya Tante Linda melirik ke arah selangkanganku dan berkata, “Dan, lumayan besar juga penis kamu.” Sebetulnya ukuran penisku biasa saja hanya 12,5 cm tetapi mungkin karena ngaceng berat jadi terlihat besar.

 “Jadi mandi enggak? Kok bengong aja? Sabunin punggung Tante dong..” Aku langsung mendekat dan memeluk Tante Linda, kuciumi lehernya sambil tanganku menggesekkan klitorisnya. “Wah besar nih klitoris Tante dan lebat juga jembutnya” kataku dalam hati, dan ini membuat birahiku semakin tinggi dan semakin ganas. Kujilati leher dan punggung Tante Linda “Daan.. Tante minta disabunin, kok malah diciumi tapi.. ahh.. terus sayang, Dan isep tetek Tantee..” Aku langsung menuju ke teteknya dan dengan rakus kuhisap putingnya sambil lidahku menggelitik. Tante Linda semakin menggelinjang dan dia menarik-menarik penisku dengan kuat, sempat kaget dan sakit, tetapi lama kelamaan terasa enak.

Setelah puas menghisap payudaranya lalu aku pindah menjilati perutnya, pusarnya dan akhirnya tiba dibukit kecil yang lebat hutannya, mulai kujilati bukit itu dan kuhisap klitorisnya sambil sesekali kugigit pelan. “Aah..! Gila kamu Dan..! Diapakan Tante? Enakk.. sekali sayang,” sambil tangannya menjambak rambutku, Tante Linda terus mendesah. Kuhisap terus klitoris itu, sambil tanganku meremas- remas payudaranya yang besar. Terus kulakukan ‘foreplay’ itu, sampai akhirnya aku berdiri dan kutarik tangannya untuk keluar dari kamar mandi dan menuju ke tempat tidur. Kulanjutkan mengisap klitorisnya dan kumasukkan jariku kedalam Memeknya. “Aah.. yess.. Dan terus say” “Ughh.. yang kuat say, Tante rasanya mau keluar!” Aku semakin semangat memainkan lidahku di klitorisnya dan tidak lama kemudian terdengar erangan yang panjang, “Ahh.. Dan..! Tante keluar..!” Terasa di mulutku cairan yang terasa asin dan langsung kujilat sampai habis. “Bagaimana Tante?” “Thanks Dandi kamu bisa buat Tante puas, rasanya sudah lama Tante tidak merasakan orgasme.”

Kemudian Tante Linda berbaring dan aku peluk dengan erat, dia merebahkan kepalanya di dadaku, aku mencium keningnya dan dia membalas dengan menciumi bibirku. Lama kami berciuman dengan penuh gairah dan terasa birahinya mulai timbul kembali. “Mana penismu say, Tante mau puasin kamu.” Tanpa menunggu lagi kusodorkan ‘adikku’ yang dari tadi sudah lama menunggu untuk digarap, dengan tangan yang mungil, Tante Linda mulai mengocok penisku dan dimasukkan ke mulutnya. “Uh.. enak sekali Tante.” “Nikmati ya say, ini baru mulai kokm” kata Tante Linda. Sambil mendesah manja, aku merasa ujung penisku dimainkan oleh lidahnya yang terus berputar dan sambil dihisap. “Tante sudah.. nanti aku keluarr..!” Tanpa memperdulikan kata-kataku dia terus memainkan penis dan bijiku sampai aku akhirnya tidak tahan dan.. “Tantee.. aku keluar!” Tante Linda melepaskan penisku dari mulutnya dan mengocoknya dengan kuat sambil mulutnya membuka “Croot.. croott..Croooth..!” Keluarlah spermaku yang langsung mengenai muka dan masuk ke dalam mulut Tante Linda yang langsung ditelan.

Sambil membersihkan mukanya yang penuh dengan spermaku, mulutnya sesekali mengisap penisku yang mulai mengecil. Kemudian kami beristirahat dalam keadaan bugil, 30 menit kemudian birahiku timbul kembali, kucumbui secara perlahan Tante Linda yang masih tertidur, lama-lama terdengar desahan yang sangat menggairahkan, “Mmhh.. uh.. Dan kamu mau lagi?” “Iya Tante, enggak pa-pa kan?” tanyaku “it’s Ok honey, I’m ready to make love with u”, Kami melakukan 69 style, Tante Linda melepaskan kocokannya dan berdiri diatas selangkanganku. Lalu ia mulai jongkOk sambil mencari penisku untuk dimasukkan ke dalam lubang Memeknya yang telah basah, setelah posisi kami enak dan penisku telah didalam Memeknya dia mulai naik turun dan mendesah dengan hebat.

 “Aah.. ahh.. Dan enak sekali!” Lalu kami berganti posisi menjadi ‘doggy style’, sambil maju mundur penisku di dalam Memeknya kumasukkan juga jempol tanganku kedalam lubang anusnya. “Nghh.. Nddre.. terus masukin jarimu ke anus Tante say.” Tidak lama kemudian kulepaskan penisku dan kucoba masukkan kedalam lubang anusnya, auw! sempit sekali pelan-pelan kutekan terus. “Say.. terus masukin penismu..!” Dan akhirnya masuk semua penisku dan kutarik lagi secara perlahan dan kumasukkan lagi dan terus menerus bergantian antara lubang anusnya dengan Memeknya sampai akhirnya. “Tante, Dandi mau keluar!” “Keluarin dimulut Tante saja” Kutarik penisku dan kumasukkan kedalam mulutnya sambil dihisap, tangannya memainkan bijiku dan “Aagghh…croot.. croot..croot…crooottt” Keluar semua spermaku ke dalam mulutnya dan dia terus mengisap penisku, ngilu rasanya tetapi nikmat sekali. “Dandi sayang, kamu enggak nyeselkan make love dengan Tante yang sudah tua ini?” tanya Tante Linda. “Ah tidak Tante, Dandi malah bersyukur bisa bertemu dengan Tante karena Dandi mendapat pengalaman baru.”

Karena kelelahan kami akhirnya tertidur dan tidak lama kami pulang ke rumah masing-masing setelah sebelumnya membuat janji untuk bertemu kembali. Hingga saat ini, terkadang kami masih bertemu tetapi tidak selalu berhubungan intim karena waktu yang kurang tepat. end

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *